Kamis, 20 Desember 2018

MACAM-MACAM MANIPULASI GERAKAN MASSAGE




1.      EFFLEURAGE (MENGGOSOK)
Adalah teknik manipulasi yang dipergunakan untuk menimbulkan effect membantu kelancaran pengaliran darah veneus dan cairan lymphe, menghilangkan pembengkakan dan kelelahan. Effleurage yang lunak juga dapat membantu mengurangi rasa sakit, kekakuan dan kekejangan otot. 





2.      STROKING (menggosok)


Teknik manipulasi yang hampir menyerupai effleurage. Bedanya adalah effleurage dilakukan lebih lambat, lebih dalam dan arah gerakan selalu menuju jantung. Sedangkan stroking dilakukan lebih cepat dengan tekanan yang lebih kecil dari effleurage, arahnya dapat centri petal dan dapat centrifugal.
Menimbulkan effect menenangkan, membantu mengurangi rasa sakit dan kekejangan otot, serta mengurangi pembengkakan. Stroking yang dilakukan dengan cepat dan agak kuat dalam waktu yang tidak lama, bertujuan untuk menimbulkan rangsangan secara reflex dengan effect menggiatkan atau stimulasi.

3.      PETRISAGE (COMOT TEKAN)


·         Teknik manipulasi yang digunakan untuk menekan dan meremas jaringan. secara bergelombang dan dilakukan secara berirama.

·         Dari cara manipulasi yang dilakukan, petrisage dapat dibedakan sebagai berikut : kneading, muscle squeezing, picking-up, wringing dan skin rolling.

·         Petrisage menimbulkan effect stimulasi yang mempengaruhi sistem peredaran darah dan limpatik, jaringan ikat, kulit, penghapus aniritasi kimia, jaringan lemak dan organ-organ dalam, mengurangi pembengkakan lokal, pemulihan dari kelelahan umum, relaksasi otot, mengurangi nyeri otot dan mengurangi nyeri.

4.      FRICTION (MENGGERUS)


·         Teknik manipulasi yang digunakan untuk daerah yang sempit, dilakukan dengan tekanan yang dalam.
·         Tujuan: untuk menimbulkan effect setempat pada penebalan di dalam jaringan otot dan perlekatan disekeliling tendo atau ligament, meningkatkan mobilitas, meningkatkan aliran darah lokal dan mengurangi rasa sakit.
·         Gerakan penekanan dapat dilakukan melingkar atau melintang pada serabut-serabut otot, tendo atau ligament, untuk menghilangkan penebalan atau perlekatan.

5.      WALKEN (VARIASI EFLLEURAGE)
Manipulasi ini hanya digunakan untuk pinggang dan punggung, bertujuan lebih menyempurnakan pengambilan sisa-sisa pembakaran oleh darah dan segera dapat dibawa ke jantung. Gerakan walken merupakan gosokkan dengan menggunakan seluruh tapak tangan dan jari-jari, bergerak maju mundur bergantian antara tangan kanan dan kiri.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik maka tekanan gosokkan harus cukup kuat, otot-otot betul-betul tertekan dan terperas. Manipulasi walken diberikan sesudah friction, dimana banyak sisa pembakaran yang terdorong keluar sesudah terjadinya gerakan gusuran

6.      TAPOTEMENT / PERCUTION (MEMUKUL)
Teknik manipulasi yang dilakukan dengan ketokan, tepukan atau pukulan yang lunak pada tubuh yang menimbulkan effect stimulasi.




melonggarkan sekresi lendir dan semakin meningkatnya jalan napas di paru-paru, terutama dalam kondisi bernafas yang berkaitan dengan produksi berlebihannya dahak, seperti cystic fibrosis (Langen, 1998: 9).

Tapotement dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara
lain :
·         Beating
·         Hacking
·         Clapping

TAPOTEMENT / PERCUTION (MEMUKUL)
·         Beating: memberi rangsang yang kuat terhadap pusat saraf spinal beserta serabut-serabut saraf sekaligus dapat membantu mendorong keluar sisa-sisa pembakaran yang masih tertinggal di sepanjang sendi ruas-ruas tulang belakang beserta otot-otot disekitarnya, terutama di daerah pinggang (vertebrae lumbalis) dan punggung (vertebrae thotacalis). (Salvo, 2015: 475)
·         Hacking: merangsang serabut saraf tepi, melancarkan peredaran darah dan juga merangsang organ-organ tubuh dibagian dalam. (Paine, 2015: 101)
·         Clapping: meningkatnya kelancaran peredaran darah dan penyebaran sari makanan di daerah tersebut. (Findley, 2011: 12)

7.      SHAKING (MENGGONCANG)
Teknik manipulasi yang dilakukan dengan menggoyang-goyangkan secara berirama jaringan yang di massage.

Effectnya yi meningkatkan kelancaran peredaran darah, terutama dalam penyebaran sari-sari makanan kedalam jaringan-jaringan, memacu serabut-serabut otot untuk siap menghadapi tugas yang lebih berat.

8.      VIBRATION (MENGGETARKAN)
·         Teknik manipulasi yang dilakukan dengan gerakan menggetarkan jaringan yang di massage.

·         Effect yang ditimbulkan dari manipulasi ini adalah untuk stimulatif, namun jika dilakukan dengan halus dapat menimbulkan effect menenangkan atau melemahkan rangsang yang berkelebihan pada saraf yang dapat menimbulkan ketegangan. (Priyonoadi,2011: 15).

·         Untuk manipulasi vibration ini sekarang banyak digunakan alat elektronik, seperti vibrator.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar